TUTUP
TUTUP
VLOG

Kapitalisme Telanjang di Dunia Maya

Angka pendapatan dunia pornografi online mengalami peningkatan.
Kapitalisme Telanjang di Dunia Maya
Ilustrasi situs pornografi di internet. (VIVAnews/Muhammad Firman)

VIVA.co.id – Apa yang Anda sering akses di internet? Saya cukup yakin, jika Anda laki-laki, situs porno adalah bagian yang tak terpisahkan. Dengan kata lain, Anda suka dengan hal seperti itu, bukan? Pada tahun 2001, dikutip dari Forbes, tercatat ada 22,9 juta unique visitor ke situs-situs porno.

Perlu diingat, pada tahun itu tercatat ada 41,1 juta unique visitor terhadap situs berita. Artinya, pengakses situs pornografi mempunyai lebih dari setengah populasi pengakses situs berita. Sebuah angka yang mengindikasikan bahwa pornografi, menyumbang lalu-lintas internet yang cukup besar. Bahkan, Porhub di tahun 2014, mengklaim pengakses situsnya menghabiskan sekitar 1,5 Terabits per detik.

Suatu angka yang sangat fantastis. Perlu diingat, dengan 1,5 Terabits, Anda bisa mengunduh film berkualitas blueray di Ganool berjumlah sekitaran 1.500 judul film. Pada dekade 2000-an, jumlah situs pornografi tercatat berjumlah lebih dari 3.000 situs. Dikutip dari Forbes, pada tahun 2001 industri pornografi online mencatat pendapatan antara US$10 – 14 miliar. Tentu, saat ini angka pendapatan dunia pornografi online mengalami peningkatan.

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP