TUTUP
TUTUP
VLOG

Aku Bagai Secarik Kertas

Secarik kertas mampu mengubah nasib.
Aku Bagai Secarik Kertas
Ilustrasi selembar kertas. (U-Report)

VIVA.co.id – Aku hanya secarik kertas putih tanpa noda sedikit pun, bau ‘pabrik’ tempat diriku diproduksi masih begitu kentara. Kadang aku dengan beberapa lembar kertas lain masih begitu menyatu satu sama lain hingga begitu sulit untuk dipisahkan. Menjadi kertas putih hidup seperti tanpa satu titik pun yang tertulis di situ.

Nilai yang melekat di diriku masih begitu kosong-melompong. Kadang bisa berakhir di tong sampah atau menjadi sebuah mahakarya karena tulisan yang terpampang di dalamnya. Memang itu semua di luar kuasa si kertas, ia hanya media, dan yang menuliskan adalah manusia yang punya ide cemerlang.

Ia hanya jadi sebuah kertas yang jadi coret-coretan saja kemudian terbuang di dalam tong sampah di sudut kelas. Sebenarnya si kertas ingin lebih, ia punya niat dan berharap yang menulis memberikan sesuatu lebih. Menuliskan kata-kata puisi yang kemudian bisa nangkring di mading sekolah. Semua ikut takjub akan tulisan itu, ia menempel di tubuhku ujar si kertas.

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP