TUTUP
TUTUP
VLOG

Hukum Membeli Barang Rampokan dalam Islam

Pembeli harus lebih berhati-hati agar tidak ikut terjerat hukum pidana
Hukum Membeli Barang Rampokan dalam Islam
Membeli barang hasil rampokan. (U-Report)

VIVA.co.id – Penadah adalah profesi yang melawan hukum. Dalam suatu transaksi jual beli barang, terkadang atau kebanyakan pembeli tertarik dengan barang yang dijual di bawah harga pasar. Ini merupakan hukum pasar yang tidak tertulis dan suatu hal yang lumrah dalam praktik jual beli.

Apalagi, jika si pembeli ternyata berniat untuk menjual lagi dengan harga pasaran, tentunya ia akan mendapat keuntungan dari selisih harga pembelian awal. Ketentuan pasal 480 KUH Pidana tersebut di atas, mengatur 2 (dua) perbuatan yakni perbuatan bersekongkol dan perbuatan mengambil keuntungan dari barang yang diperoleh karena kejahatan.

Sayangnya, terkadang keinginan untuk mendapat selisih atau keuntungan tersebut dapat menjerat si pembeli dalam masalah hukum pidana.Lalu, bagaimana Islam memandang hukum tentang membeli barang rampokan atau curian tersebut?

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP