TUTUP
TUTUP
VLOG

Sarin, Gas Maut Temuan Nazi yang Tak Berani Dipakai Hitler

Gas ini memiliki efek 26 kali lebih mematikan dari racun sianida.
Sarin, Gas Maut Temuan Nazi yang Tak Berani Dipakai Hitler
Adolf Hitler dan senjata kimia yang berisi gas Sarin. (U-Report)

VIVA.co.id – Awan maut yang membawa kehancuran di kota Khan Seikhoun Suriah itu tak memiliki bau dan karena begitu berbahaya, bahkan orang yang menyentuh tubuh korban pun akan teracuni. Itulah gas Sarin, senyawa kimia yang dikembangkan oleh Nazi dan memiliki efek 26 kali lebih mematikan dari racun sianida.

Dokter mengatakan, para korban menderita dilatasi (pelebaran) pupil, kejang otot, dan buang air besar tanpa sadar. Ini adalah ciri umum mereka yang terpapar gas sarin. WHO juga menyatakan para korban yang jatuh di Suriah telah terpapar "Nerve agent", yaitu senyawa yang bereaksi menyerang sistem saraf.

Semua gejala yang muncul mengarah pada Sarin, sebuah senjata kimia yang ditemukan secara tak sengaja pada tahun 1938 oleh peneliti Jerman saat meneliti insektisida. Ahli kimia yang bertanggungjawab atas proyek tersebut awalnya berpikir kalau mereka telah gagal, karena campuran yang mereka buat terlalu mematikan bagi hewan dan manusia jika digunakan dalam pertanian.

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP