TUTUP
TUTUP
VLOG

Tahapan Berdamai dengan Kekalahan Menurut Psikologi

Dibutuhkan jiwa yang besar untuk bisa menerima kekalahan.
Tahapan Berdamai dengan Kekalahan Menurut Psikologi
Menerima kekalahan. (U-Report)

VIVA.co.id – Merelakan sesuatu untuk pergi, dan bersikap seolah-olah kalah, memang terlihat jelas orang-orang yang menyerah. Bahkan, Anda pun akan merasakan bahwa, jiwamu memang kalah menghadapi masalah kehidupan yang benar-benar menyita perhatian, seperti pisah dari pasangan.

Maka, harus ada cara untuk bangkit dan bekerjasama dengan kekalahan jiwa ini, agar tak terseret pada laku negatif yang mungkin disebabkan depresi berkepanjangan. Sebab, semua orang pasti pernah merasakan kekalahan.

Banyak dari mereka yang kemudian tersingkir,  dan tak mampu bangkit dalam waktu yang cepat. Mereka menyia-nyiakan waktu terpuruk dalam kesedihan yang panjang. Sebab ingin beranjak, namun kaki begitu berat diayunkan. Sampai di sini, kalah adalah kenistaan. 

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP