TUTUP
TUTUP
VLOG

Tiga Cara Termudah Cegah Tantrum pada Anak

Normalnya tantrum hanya berlangsung sekitar 30 detik sampai 2 menit.
Tiga Cara Termudah Cegah Tantrum pada Anak
Ilustrasi anak. (pixabay/brett_handou)

VIVA.co.id – Moms, pernahkah buah hati mengalami tantrum? Tantrum dialami oleh setiap anak pada usia toodler atau sekitar dua tahunan. Jika tantrumnya datang, bisa senewen dibuatnya. Bagaimana tidak? Setiap usaha untuk membuat anak berhenti menangis seakan tidak mempan, bahkan malah semakin menjadi.

Tantrum sendiri merupakan bentuk luapan emosi yang tidak terkontrol pada anak. Bentuknya dapat berupa menangis keras, berteriak, menjerit-jerit, memukul, menggigit, mencubit, menendang, berontak, melempar badan ke lantai, dan berlari menjauh. Normalnya, tantrum hanya berlangsung sekitar 30 detik sampai 2 menit saja.

Namun, bila hal ini terus berlanjut sampai tingkat membahayakan dirinya dan bila tidak berakhir sampai memasuki usia 5 tahun, maka perlu diwaspadai. Moms biasanya mudah menyerah kepada tantrum anak. Adanya perasaan malu ketika anaknya mengalami tantrum saat di depan umum, atau bisa juga karena sindiran orang lain yang mengatakan kalau tidak sayang pada anak.

Baca Selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP