TUTUP
TUTUP
VLOG

Tak Melulu Afi, Menulislah seperti Mita Handayani

Menulis adalah suka cita.
Tak Melulu Afi, Menulislah seperti Mita Handayani
Ilustrasi otak. (U-Report)

VIVA.co.id – Menulis adalah suka cita. Itu penting dalam dunia literasi kita. Belakangan, kita semua mencermati tulisan Afi Nihaya Faradisa. Terlepas dari kisruh memplagiat beberapa bagian tulisan orang lain, fenomena ini seharusnya dimaknai sebagai optimisme bahwa dunia literasi kita masih cukup cerah. Bahwa budaya kritis harus dibenamkan sejak dini. Toh, tak semua tulisan Afi hasil menjiplak.

Tetapi, memang, plagiat apapun alasannya tak dibenarkan dalam dunia literasi. Yang mengkritiknya habis-habisan juga harus konsisten. Tidak standar ganda. Lha, bagaimana tidak standar ganda, satu sisi mengutuk plagiarisme, sisi lain malah senang pakai barang KW? Barang KW itu plagiat, bukan?

Nah, di balik semua itu, justru respon dari Mita Handayani yang paling saya suka. Alih-alih marah karena sebagian pemikirannya dijiplak, Mita justru menunjukkan hal yang bijak. Berikut salah satu kutipannya yang begitu apik dan menggugah.

Baca selengkapnya...

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP